SEKDAKAB – Guna memperkuat tata kelola kearsipan daerah, sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi perangkat daerah dan sumber daya manusia (SDM) kearsipan yang telah menunjukkan komitmen luar biasa sepanjang tahun 2025. Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten menyelenggarakan acara Jombang Archive Awards Tahun 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang pada Selasa, (23/6/2026). Guna memperkuat tata kelola kearsipan daerah, sekaligus menjadi ajang apresiasi bagi perangkat daerah dan sumber daya manusia (SDM) kearsipan yang telah menunjukkan komitmen luar biasa sepanjang tahun 2025. Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.SiKepala Dinas perpustakaan dan kearsipan Provinsi Jawa Timur, Ir. Tiat Surtiati Suwardi, M.Si., Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Jombang, Kartiyono, SP, Staf Ahli, dan OPD DI Lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang.
Sementara itu, Bupati Jombang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas lompatan prestasi kearsipan Kabupaten Jombang. Nilai pengawasan kearsipan Pemerintah Kabupaten Jombang sukses mengalami peningkatan signifikan.
"Saya, juga menyampaikan apresiasi atas meningkatnya nilai pengawasan kearsipan Pemerintah Kabupaten Jombang tahun 2025 dari BB menjadi A. Kerja keras yang kita lakukan bersama telah membawa hasil yang memuaskan. Pertahankan dan tingkatkan terus kinerja penyelenggaraan kearsipan Pemerintah Kabupaten Jombang," tegas Bupati Jombang yang disampaikan oleh Sekda Agus Purnomo.

Untuk kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terbaik, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) sukses menempati urutan pertama dengan raihan nilai tertinggi sebesar 98,10 (meningkat dari 89,65 di tahun 2025). Posisi kedua diraih oleh Sekretariat Daerah (Setda) dengan nilai 96,35, disusul oleh DPRD di peringkat ketiga yang mencatatkan lonjakan nilai impresif menjadi 95,57. Peringkat keempat hingga kesepuluh secara berurutan ditempati oleh DKPP dengan nilai 95,17, DPMPTSP dengan nilai 94,77, Dinas Tenaga Kerja (Naker) dengan nilai 94,32, Dinas Perhubungan dengan nilai 93,08, BPKAD dengan nilai 92,00, Bapenda dengan nilai 91,45, dan ditutup oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di posisi kesepuluh dengan nilai 91,41.
Untuk tingkat wilayah, Kecamatan Mojowarno berhasil menobatkan diri sebagai yang terbaik dengan raihan nilai 90,50. Peringkat kedua ditempati oleh Kecamatan Ploso dengan nilai 89,22, dan peringkat ketiga diraih oleh Kecamatan Kudu dengan nilai 87,99.
Selanjutnya, Kecamatan Jombang berada di posisi keempat dengan nilai 87,73, diikuti oleh Kecamatan Ngusikan di peringkat kelima dengan nilai 87,30, dan Kecamatan Diwek di peringkat keenam dengan nilai 86,99. Kecamatan Kabuh dan Kecamatan Tembelang berbagi posisi dengan nilai kembar sebesar 86,53 di peringkat ketujuh dan delapan. Posisi kesembilan diraih oleh Kecamatan Plandaan dengan nilai 84,55, serta posisi kesepuluh ditempati oleh Kecamatan Sumobito dengan nilai 84,26.
