Terus meningkatnya pengguna dan pengedar narkoba di Kabupaten Jombang memantik Pemerintah Kabupaten Jombang untuk gencar melakukan pencegahan. 

Salah satunya adalah menggelar Penyuluhan Pencegahan Dan Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol) di Gedung Pertemuan KPRI Rabu (17/7/19). 

( Wakil Bupati Jombang Saat Membuka Penyuluhan Pemberantasan Narkoba )

Fahrudin Widodo Kepala Bakesbangpol Jombang mengungkapkan bahwa dari tahun ke tahun pengguna dan pengedar Narkoba di Kabupaten Jombang terus meningkat.

“Berdasarkan data dari Polres Jombang, semester pertama tahun ini sebanyak 170 kasus. Dari kasus tersebut sebagian besar pelaku adalah remaja. Melihat data dan  fakta tersebut perlu penanganan khusus agar peredaran dan penggunaan narkoba bisa di atasi,"ungkapnya.

Permasalahan narkoba, kata Fahrudin bukan hanya masalah remaja namun lebih komplek maka sangat diperlukan di tingkat rt rw ada pembenahan. “Narkoba memang sulit untuk dihentikan namun kita tetap akan memberantasnya,”tandasnya.

Saat membuka penyuluhan ini, Wakil Bupati Jombang Sumrambah mengutip pernyataan Presiden RI Ir.Jokowi bahwa tahun 2040 Indonesia akan menjadi negara terkuat ke 4 dunia. Bukan tanpa alasan, Wabup menyebut bangsa Indonesia  saat ini memiliki banyak generasi muda yang menjadi generasi penerus. 

“Nah dengan begini tentunya negara negara lain tidak akan membiarkannya. Salah satu cara untuk menggagalkannya adalah dengan  merusak generasi muda melalui narkoba,”tandas Wabup. 

Wabup melanjutkan, bahwa pengguna narkoba, sekarang ini bukan hanya di nikmati orang-orang dengan skala ekonomi menengah ke atas namun narkoba sudah dinikmati dan masuk ke kalangan bawah. 

Oleh sebab itu, Wabup berpesan salah satu cara untuk memangkas hal itu adalah dengan memberi wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat. Dan tingkatan pemerintahan  terendah yakni RT Dan RW.

“Maka jika kita menginginkan bangsa kita menjadi besar maka kita harus menyelamatkan generasi muda kita. Ini PR kita bersama, mari kita lakukan bersama untuk menyelamatkan generasi kita ke depan agar tujuan kita sebagai bangsa yang kuat bisa terwujud dalam jalurnya,"tutup wakil bupati dalam sambutannya.

Selain Wakil Bupati Jombang, penyluhan ini juga menghadirkan sejumlah pemateri dengan materi yang berbeda diantaranya, Kepala BNK Kabupaten Mojokerto AKBP Suharsih, Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dr.Mas Imam Ali Afandi serta dari Universitas Darul Ulum Dr.Moh Farid Msi. (Tim Liputan Humas Protokol)